Petesos.com, Panggung La Liga musim 2026/2027 kembali menyajikan pertarungan sengit di pekan ke-11. Pemimpin klasemen sementara, Barcelona, dijadwalkan menjamu Deportivo Alaves di Spotify Camp Nou pada Minggu dini hari, 1 November 2026, pukul 03.00 WIB.
Bagi sang tuan rumah, laga ini menjadi ajang pembuktian penting. Skuad asuhan Hansi Flick berambisi mengakhiri periode sulit usai menelan dua kekalahan beruntun yang mengikis keunggulan mereka di puncak klasemen. Di sisi lain, Deportivo Alaves datang dengan misi memanfaatkan kepanikan Blaugrana, meski tim tamu sendiri sedang berjuang keluar dari krisis kemenangan di kompetisi domestik.
Momentum Kebangkitan Blaugrana Usai Tersandung di Dua Laga Krusial
Awal musim Barcelona sebenarnya berjalan sangat impresif. Blaugrana sempat mencatatkan rekor fantastis dengan mengemas 11 kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Namun, roda nasib berputar cepat dalam dua pekan terakhir ketika armada Hansi Flick dipaksa bertekuk lutut oleh dua lawan tangguh.
Kekalahan pahit 1-2 dari sang rival abadi, Real Madrid, dalam duel panas El Clasico menjadi pukulan telak di ajang La Liga. Hasil buruk tersebut menyusul kekalahan 2-4 saat bertandang ke markas Paris Saint-Germain di ajang Liga Champions. Dua hasil negatif secara beruntun ini memunculkan keraguan atas konsistensi Barcelona dalam mengarungi sisa musim.
Meskipun masih bertengger di puncak klasemen dengan raihan 27 poin, posisi Barcelona kini berada dalam ancaman serius dari para pesaing terdekatnya:
- Atletico Madrid: Mengintai ketat di posisi kedua dengan selisih dua poin saja.
- Real Madrid: Membayangi di peringkat ketiga dengan jarak hanya tiga angka.
Situasi ini membuat laga melawan Alaves menjadi duel yang tidak boleh berakhir dengan kegagalan. Tambahan tiga poin di kandang sendiri menjadi harga mati bagi Blaugrana jika ingin mempertahankan takhta La Liga.
Tantangan Jadwal Padat dan Rekor Dominan di Camp Nou
Laga kontra Alaves juga menjadi ujian ketahanan fisik dan kedalaman skuad Barcelona di tengah padatnya jadwal pertandingan. Usai melakoni laga ini, Blaugrana sudah ditunggu duel sengit melawan wakil Inggris, Aston Villa, di panggung Liga Champions sebelum akhirnya berhadapan langsung dengan Atletico Madrid pada 8 November mendatang dalam laga penentu papan atas.
Kendati berada dalam situasi penuh tekanan, Barcelona memiliki modal psikologis yang cukup kokoh saat bersua Alaves. Rekor head-to-head mencatat bahwa Blaugrana belum pernah memetik kekalahan kandang saat menjamu Deportivo Alaves di Spotify Camp Nou sejak September 2016. Rekor apik ini tentu ingin dilanjutkan demi mengembalikan kepercayaan diri tim.
Alaves Coba Manfaatkan Celah di Tengah Krisis Kemenangan
Di kubu berseberangan, Deportivo Alaves datang ke Katalunya dengan membawa beban performa yang tidak kalah berat. Tim asuhan Quique Sanchez Flores baru saja bermain imbang 1-1 melawan Malaga pada laga terakhir mereka. Hasil tersebut memperpanjang puasa kemenangan Alaves menjadi enam pertandingan beruntun di La Liga.
Kemenangan terakhir yang berhasil dipetik Alaves di ajang domestik terjadi pada awal September lalu, saat mereka menumbangkan Osasuna dengan skor telak 5-2 di kandang sendiri. Sejak saat itu, performa Alaves cenderung menurun dan sulit meraih hasil maksimal.
Dari 10 pertandingan yang telah dilakoni musim ini, Alaves baru mengumpulkan 12 poin hasil dari tiga kali menang, tiga kali imbang, dan empat kali kalah. Kendati masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara, Alaves dituntut tampil lebih konsisten jika ingin memperbaiki pencapaian akhir musim lalu yang hanya mampu finis di posisi ke-14.
Pertaruhan Mental dan Taktik di Spotify Camp Nou
Bentrokan pekan ke-11 ini diprediksi bakal berjalan menarik sejak menit awal. Barcelona diperkirakan akan mengambil inisiatif serangan demi mencetak gol cepat untuk meruntuhkan mental bertanding tim tamu. Penguasaan bola dan kreativitas lini tengah akan menjadi kunci utama Hansi Flick untuk membongkar barisan pertahanan rapat yang berpotensi diterapkan Alaves.
Sementara itu, Alaves diprediksi akan mengandalkan kedisiplinan organisasi permainan serta skema serangan balik cepat untuk memanfaatkan celah di lini belakang Barcelona yang sempat goyah saat bersua PSG dan Real Madrid.
Bagi Barcelona, laga di Spotify Camp Nou ini bukan sekadar mengejar tiga angka, melainkan momentum penting untuk membuktikan bahwa krisis singkat mereka telah berakhir sekaligus menegaskan kepantasan mereka sebagai calon kuat juara La Liga musim 2026/2027.







